Pertanyaan Saat Interview User

interview-2-1024x438

Ceritakan Mengenai Diri Anda

Ini merupakan jenis pertanyaan yang umum untuk ditanyakan pertama kali. Pertanyaan ini berperan sebagai pembuka sekaligus kesempatan Anda untuk memperkenalkan diri secara profesional. Cobalah untuk menjawab dengan menekankan poin-poin seperti nama, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja. Jawaban yang diberikan sebaiknya juga singkat, namun jelas dan terperinci.

Apa Saja yang Anda Ketahui dari Perusahaan Ini?

Jenis pertanyaan ini bertujuan untuk mengetes pengetahuan dan antusiasme Anda terhadap perusahaan. Sebelum datang wawancara, pelajarilah dengan baik seluruh seluk beluk perusahaan seperti latar belakang, visi dan misi,beserta kelebihannya. Anda dapat menemukan bahan referensi lewat situs resmi perusahaan, media berita online, dan surat kabar.

Dalam pengertian Anda, apa definisi dan tugas dari pekerjaan ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda wajib untuk memberikan jawaban yang memuaskan. Di sini, pewawancara ingin melihat keseriusan Anda ketika melamar lowongan tersebut. Tentunya Anda diharapkan untuk melamar pekerjaan,yang secara garis besar tugas dan deskripsi pekerjaannya sudah diketahui. Jabarkan jawaban Anda secara jelas untuk meyakinkan pewawancara bahwa Anda mengetahui baik pekerjaan tersebut.

Kenapa kami harus memilih Anda dibandingkan kandidat lainnya?

Ketika mendapatkan pertanyaan ini, maka jangan bingung atau ragu untuk menjawabnya. Ini adalah kesempatan terbaik untuk ‘menjual’ diri Anda. Ungkitlah segala hal yang berhubungan dengan keberhasilan di masa lalu mulai dari prestasi, pengalaman mengatasi masalah, atau hasil-hasil karya yang membanggakan. Berikan juga rincian keahlian Anda yang dapat berguna untuk pekerjaan tersebut.

Kenapa keluar dari pekerjaan yang sebelumnya?

Jawablah pertanyaan ini dengan jujur namun tetap berhati-hati. Anda pasti memiliki beberapa alasan ketika memutuskan untuk hengkang dari pekerjaan yang lama. Bisa jadi dari lingkungan, atasan dan rekan kerja yang tidak suportif, maupun bermacam-macam hal lainnya. Yang perlu diingat, hindari untuk memberikan pernyataan negatif tentang perusahaan dan pekerjaan yang lama. Alih-alih, Anda dapat memberikan jawaban yang netral seperti ingin mencari tantangan baru dalam karir untuk potensi pengembangan diri.

Demikian beberapa contoh pertanyaan yang mimin repost dari : https://magazine.job-like.com/5-contoh-pertanyaan-yang-sering-ditanyakan-saat-wawancara-user/

Semoga bermanfaat buat kita semua para pejuang Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

7 Tips Ampuh Agar Tetap Semangat Saat Mencari Kerja

Tips Agar Tetap Semangat Saat Mencari Kerja

Apakah saat ini anda tengah sibuk mencari kerja? Anda telah banyak memasukan lamran-lamaran kerja kepada beberapa perusahaan namun sampai saat ini tak kunjung satupun yang menerima anda, dan pastinya ketika persoalan tersebut terjadi pada diri anda, mungkin anda akan merasakan putus asa serta tidak bersemangat lagi dalam proses mencari pekerjaan. Kali ini kami akan menguraikan beberapa tips agar anda tetap dapat menjaga semangat dalam proses pencarian kerja.

1. Miliki jadwal

Ketika anda tengah sibuk mencari informasi lowongan kerja, ada baiknya jika anda memiliki jadwal yang tersetruktur seperti mereka yang telah bekerja. Dengan adanya jadwal yang telah anda buat, maka kegiatan rutinan yang harus anda kerjakan yaitu mencari informasi lowongan kerja yang baru, membuat surat lamaran serta mempersiapkan beberapa resume yang memang harus anda sesuaikan dengan kualifikasi pekerjaan yang anda minati. Dengan anda menjaga diri anda dalam lingkungan yang tersetuktur, itu akan membantu anda tetap termotivasi dalam mencari pekerjaan.

Ketika anda dalam keadaan tengah mencari pekerjaan, sebaiknya anda melamar pada posisi yang memang benar-benar sesuai dengan minat kerja anda, serta anda sendiri mempu memenuhi syarat yang ditentukan dalam posisi tersbeut. Dan ketika anda melamar pekerjaan secara sembarangan, itu tidak akan hanya membuang-buang banyak waktu mereka, namun juga akan membuang waktu yang anda miliki.

2. Tujuan

Ketika seorang pencari kerja ditanya terkait tujuan mereka mencari kerja, maka jawaban yang cepat yang mereka lontarkan yaitu untuk segera bisa memperoleh uang. Memang tentunya semua orang pasti membutuhkan uang, namun anda cobalah tanyakan kembali pada diri anda sendiri, apakah hanya itu saja tujuan anda bekerja? Dengan demikian, maka anda akan menemukan satu jawaban yang lain ketika pertanyaan tersebut terlontar kepada anda, kalo tujuan anda mencari kerja bukanlah hanya untuk mendapatkan uang, melainkan ada tujuan lain yang lebih bermanfaat bagi anda. Misalnya anda akan lebih mendapatkan pengalaman, atau bahkan anda akan lebih memiliki teman yang banyak. Dan ketika anda mengetahui apa yang anda inginkan, maka disaat itu anda akan lebih baik lagi dalam ‘menjual’ diri anda kepada pihak perusahaan yang akan menerima anda bekerja.

3. Keahlian

Keahlian merupakan satu hal yang harus benar-benar anda  perbaharui. Anda bisa memperhatikan kembali beberapa daftar keahlian yang anda miliki, yang telah anda cantumkan pada resume yang anda buat. Mungkin saja keahlian yang anda miliki tersebut telah ketinggalan jaman, tidak lagi up to date. Jika hal tersebut memang benar, maka anda bisa mencoba untuk mengambil kursus ataupun pelatihan guna meningkatkan keahlian yang anda miliki.

4. Istirahat

Ketika anda sedang sibuk mencari pekerjaan serta memfokuskan diri anda sepenuhnya untuk mencari pekerjaan maka itu akan membuat diri anda merasakan lelah. Oleh karena itu, biarkanlah diri anda untuk beristirahat dari segudang aktivitas yang anda miliki, bersantailah serta bersenang-senanglah sejenak. Anda bisa mengambil hari libur di luar agenda rutinan yang memang telah anda buat, misalkan hari sabtu ataupun hari minggu. Karena dengan anda beristirahat, akan membuat anda lebih rileks lagi.

5. Tetap berpikir positif

Ketika anda mendapatkan kenyataan anda masih belum bisa mendapatkan pekerjaan dari waktu ke waktu yang anda miliki, maka hal tersbeut dapat membuat orang lain mempertanyakan kemampuan yang dimiliki oles si pencari kerja tersebut. Jika hal tersbeut mulai terjadi pada diri anda, maka anda harus menuliskan di posting-it notes prestasi positif yang memang telah anda lakukan selama ini. Anda bisa menempelnya di pintu kamar anda, mobil bahkan dompet anda, jadi ketika anda membaca tulisan tersebut akan memberikan motivasi kepada anda agar anda tetap kuat.

6. Kelilingi diri anda dengan orang-orang positif

Anda harus menjauhkan diri anda dari sejumlah orang yang memang mereka memiliki pikiran yang negatif, dan sebaiknya kelilingi diri anda oleh orang serta hal-hal yang memiliki aura yang positif. Ketika seseorang itu itu memiliki rasa yang optimis, maka suasan tersebut akan dapat mempengaruhi diri anda agar lebih bersemangat lagi. Milikilah rasa yang hebat di sekitar anda, karena hal tersbeut dapat membuat anda lebih termotivasi dan anda merasa ingin terus melanjutkan proses pencariak kerja.

 

7. Terus melakukannya

Ketika anda sibuk mencari informasi lowongan kerja, maka pada saat itu pula anda akan merasa kalau proses pencarian kerja itu akan berlangsung selamanya, dan hal tersbeut akan memunculkan perasaan putus asa serta keinginan anda untuk mengakhiri pencarian kerja tersebut. Namun ketika perasaan tersebut menghantui anda, maka anda jangan putus asa serta anda jangan berhenti untuk melakukan pencarian kerja. Anda harus mendorong dan menyemangati diri anda untuk terus maju sampai anda benar-benar mendapatkan pekerjaan yang selama ini anda impikan. Dan pada akhirnya anda akan menyadari kalau usaha serta kerja keras yang anda lakukan selama ini tidak akan berakhir sia-sia. Ketika anda memiliki sikap yang positif, maka akan membuat perbedaan yang besar pada diri anda sendiri.

Beberapa tips diatas mungkin bisa anda gunakan agar anda tetap semangat dalam pencarian kerja yang anda impikan. Semoga anda tetap termotivasi dalam pencarian kerja walaupun sampai saat ini anda masih belum mendapatkannya. Dan satu hal yang perlu anda ingat, tahap ini merupakan satu proses yang anda serta ratusan pencari kerja lainya alami. Dan jika anda terus memiliki semangat untuk mencapai titik kemenangan, maka suatau saat nanti maka anda mendapatkan hasil yang dapat membuat anda bersyukur.

Sumber : http://www.indojobs.info/7-tips-ampuh-agar-tetap-semangat-saat-mencari-kerja.html

 

Pengertian SERVQUAL

Salah satu pendekatan kualitas pelayanan yang populer dijadikan acuan dalam riset pemasaran adalah model SERVQUAL (Service Quality) yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry (1990). SERVQUAL dibangun atas adanya perbandingan dua faktor utama, yaitu persepsi pelanggan atas layanan nyata yang mereka terima (Perceived Service) dengan layanan yang sesungguhnya yang diharapkan/diinginkan (Expected Service). Jika kenyataan lebih dari yang diharapkan, maka layanan dapat dikatakan bermutu, sedangkan jika kenyataan kurang dari yang diharapkan, maka layanan dikatakan tidak bermutu. Apabila kenyataan sama dengan harapan maka layanan tersebut memuaskan.
Definisi umum tentang service quality atau yang seringkali disingkat SERVQUAL dinyatakan oleh Zeithaml (1990) yaitu “a customer’s judgment of the overall excellence or superiority of a service”.
Dengan demikian service quality dapat didefinisikan sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan pelanggan atas pelayanan yang mereka terima/peroleh. Harapan para pelanggan pada dasarnya sama dengan layanan seperti apakah seharusnya diberikan oleh perusahaan kepada pelanggan. Harapan para pelanggan ini didasarkan pada informasi dari mulut ke mulut, kebutuhan pribadi, pengalaman di masa lampau, dan komunikasi eksternal (iklan dan berbagai bentuk promosi perusahaan lainnya).
Parasuraman, dkk (1990) menggunakan skala 1-7 (untuk memberikan respons terhadap suatu pernyataan atas satu aspek kualitas jasa), yakni sangat tidak setuju (1) sampai sangat setuju (7). Menurut penelitian yang dilakukan oleh Parasuraman dan kawan-kawan disimpulkan dari ke-5 dimensi tersebut terdapat kepentingan relatif yang berbeda-beda.
Menurut Parasuraman (1990), ada 5 dimensi SERVQUAL sebagai berikut:
1. Tangibles, atau bukti fisik yaitu kemampuan suatu perusahaan dalam menunjukkan eksistensinya pada pihak eksternal. Penampilan dan kemampuan sarana dan prasarana fisik perusahaan dan keadaan lingkungan sekitarnya adalah bukti nyata dari pelayanan yang diberikan oleh pemberi jasa. ini meliputi fasilitas fisik (Gedung, Gudang, dan lainnya), teknologi (peralatan dan perlengkapan yang dipergunakan), serta penampilan pegawainya. Secara singkat dapat diartikan sebagai penampilan fasilitas fisik, peralatan, personil, dan materi komunikasi.
2. Reliability, atau keandalan yaitu kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai yang dijanjikan secara akurat dan terpercaya. Harus sesuai dengan harapan pelanggan berarti kinerja yang tepat waktu, pelayanan tanpa kesalahan, sikap simpatik dan dengan akurasi tinggi. Secara singkat dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memberikan layanan yang dijanjikan secara akurat, tepat waktu, dan dapat dipercaya.
3. Responsiveness, atau ketanggapan yaitu suatu kemauan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang cepat (responsive) dan tepat kepada pelanggan, dengan penyampaian informasi yang jelas. Membiarkan konsumen menunggu tanpa alasan yang jelas menyebabkan persepsi yang negatif dalam kualitas pelayanan. Secara singkat dapat diartikan sebagai kemauan untuk membantu pelanggan dengan memberikan layanan yang baik dan cepat.
4. Assurance, atau jaminan dan kepastian yaitu pengetahuan, kesopan santunan, dan kemampuan para pegawai perusahaan untuk menumbuhkan rasa percaya pelanggan kepada perusahaan. Terdiri dari komponen: komunikasi (Communication), kredibilitas (Credibility), keamanan (Security), kompetensi (Competence), dan sopan santun (Courtesy). Secara singkat dapat diartikan sebagai pengetahuan dan keramahtamahan personil dan kemampuan personil untuk dapat dipercaya dan diyakini.
5. Empathy, yaitu memberikan perhatian yang tulus dan bersifat individual atau pribadi yang diberikan kepada pelanggan dengan berupaya memahami keinginan konsumen dimana suatu perusahaan diharapkan memiliki suatu pengertian dan pengetahuan tentang pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan secara spesifik, serta memiliki waktu pengoperasian yang nyaman bagi pelanggan. Secara singkat dapat diartikan sebagai usaha untuk mengetahui dan mengerti kebutuhan pelanggan secara individual.
Menurut Parasuraman, dkk (1990), Reliability secara konsisten merupakan dimensi paling kritis, kemudian tingkat ke-2 assurance, ke-3 oleh tangibles (terutama oleh perusahaan perbankan), ke-4 oleh responsiveness, dan kadar kepentingan yang paling rendah adalah empathy.

 

Sumber : https://mujigunarto.wordpress.com/2009/01/02/pengertian-servqual-by-muji-gunarto/

by Muji Gunarto

 

6 Tips Sukses Mengerjakan Skripsi Agar Cepat Selesai

study-hard-for-thesis

Skripsi atau tugas akhir merupakan sebuah karya atau penelitian mahasiswa yang harus disiapkan agar dapat mengakhiri masa studi dan wisuda. Bagi sebagian mahasiswa mengerjakan skripsi itu adalah hal yang sulit dan penuh perjuangan. Mulai dari mencari topik, judul, bahan penelitian hingga dosen pembimbing yang tidak koperatif. Selain itu rasa malas dan banyaknya godaan di sekitar mahasiswa juga mempengaruhi lamanya waktu mengerjakan skripsi. Bagi Anda para mahasiswa yang serius ingin menyelesaikan studinya, berikut tips sukses mengerjakan skripsi agar cepat selesai dengan baik.

1. Buat target yang realistis. Banyak mahasiswa yang menetapkan target kurang realistis dalam menyiapkan skripsi. Sebaiknya tentukan dulu pada bulan atau semester berapa Anda akan wisuda. Hitunglah waktu yang tersedia dan usahakan untuk menjaga jarak waktu sidang skripsi dengan wisuda tidak terlalu mepet, karena wisuda dan urusan akademik juga cukup menyita waktu dan tenaga Anda. Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan waktu yang dipakai untuk revisi bab dan materi skripsi sesuai dengan arahan dosen pembimbing.

2. Jangan menunda. Setelah Anda mendapat arahan dari dosen pembimbing atau mendapatkan ide tentang materi yang akan Anda tulis, segera tuliskan dalam draft skripsi Anda. Jangan tunda menuliskan ide yang datang dari pikiran Anda, karena ide yang tidak dituliskan akan hilang dengan sendirinya dan Anda akan menyesal nanti saat skripsi yang seharusnya sesuai target ternyata melenceng dari yang ditetapkan.

3. Kurangi aktifitas yang mengganggu. Jika biasanya Anda memiliki waktu yang cukup banyak untuk nongkrong, hangout, atau bermain bersama teman-teman, sebaiknya sedikit demi sedikit kurangi aktifitas tersebut dan fokuslah untuk menyelesaikan skripsi Anda tepat waktu. Hindari godaan yang datang dengan tekad dan kemauan yang kuat demi masa depan Anda.

4. Minta pendapat senior. Jika Anda kehabisan ide atau kekurangan bahan untuk skripsi, sebaiknya hubungilah senior di jurusan Anda yang meneliti subjek atau metode yang sama dan mintalah pendapat mereka tentang skripsi yang sedang Anda kerjakan. Biasanya senior yang telah tamat dan meneliti subjek dan metode yang sama memiliki pengetahuan yang cukup luas tentang penelitian Anda, sehingga banyak ide yang tidak Anda pikirkan bisa digali melalui senior Anda. Selain itu para senior juga memiliki buku-buku atau materi pendukung yang dapat Anda pinjam sebagai penunjang dan referensi skripsi Anda.

5. Jaga kesehatan. Seringkali saat Anda mengejar target skripsi yang telah ditetapkan, Anda lupa dengan kesehatan, makan yang tidak teratur, pola tidur yang tidak sehat dan begadang serta makanan yang kurang bergizi. Kesehatan merupakan hal yang juga sangat penting karena skripsi Anda akan semakin terbengkalai jika Anda sakit bahkan harus dirawat. Oleh sebab itu jagalah kesehatan dan lakukan pola hidup sehat dengan konsumsi makanan yang sehat dan istirahat yang teratur agar tubuh selalu fit untuk mengerjakan skripsi.

6. Berdoa. Jika semua hal telah Anda lakukan, dari penetapan target, mencari referensi, melakukan konsul dengan dosen pembimbing, setelah itu berdoalah agar skripsi yang Anda kerjakan berjalan lancar demi masa depan yang lebih baik. Bagi sebagian besar mahasiswa, mengerjakan skripsi butuh perjuangan yang tidak mudah, apalagi jika skripsi atau penelitian yang ditulis adalah skripsi yang berkualitas dengan ide brilian. Namun segala perjuangan Anda akan terbayar tuntas saat Anda menerima ijazah sarjana dan berhasil membahagiakan orang tua saat wisuda.

Sumber Artikel :http://www.rumahtips.com/6-tips-sukses-mengerjakan-skripsi-agar-cepat-selesai.html

This entry was posted on 13 Februari 2016. 3 Komentar

Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Tahun 2015

Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat  memberi kesempatan kepada mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk mengajukan usulan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 bidang
yaitu : PKMP, PKMM, PKMK, PKMT dan PKMKC yang akan didanai tahun 2016. (Surat Kemenristek DIKTI Nomor : 1978/E5.3/KPM /2015 tanggal 20 Agustus 2015)
PKM atau Program Kreatifitas Mahasiswa, merupakan salah satu program dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Ditjen Dikti guna meningkatkan kreatifitas dan kualitas mahasiswa Indonesia. Selain itu melalui program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara teori yang diperoleh mahasiswa dengan kontribusi nyata mereka dalam penyelesaian permasalahan dan realita masyarakat yang ada.  PKM-PKM dari universitas-universitas seluruh Indonesia yang masuk ke Dikti akan disaring untuk kemudian bermuara pada PIMNAS. Tuangkan ide dan pengetahuan teman-teman dalam pembuatan PKM.Jenis PKM terdiri dari tujuh kategori, yaitu :

  1. PKM-P      : Penelitian
  2. PKM-T      : Penerapan Teknologi
  3. PKM-K      : Kewirausahaan
  4. PKM-M     : Pengabdian Masyarakat
  5. PKM-KC    : Karsa Cipta
  6. PKM-GT   : Gagasan Tertulis
  7. PKM-AI    : Artikel Ilmiah
Ketujuh PKM tersebut dibuat oleh tim yang terdiri dari 3 orang dengan 2 angkatan yang berbeda (Minimal Semester 3). Perlu diingat bahwa pembuatan PKM tidak harus selalu bersesuaian dengan keilmuan yang diminati/ jurusan. Jadi jangan ragu untuk menunjukkan kreativitas dan minat teman-teman dalam pembuatan PKM. Jika dirasa perlu, teman-teman juga dapat mengajak mahasiswa lintas jurusan dan fakultas untuk bergabung dalam tim dengan angkatan yang berbeda.
Universitas Muhammadiyah Kendari Untuk memudahkan mahasiswa dalam membuat karya PKM tersebut, maka  LPPM dan Biro Kemahasiswaan bersama-sama menyelenggarakan Workshop PKM.

Tugas Pertemuan 5

Tangkapan layar 2015-10-17 13.08.23

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Jurnal_ilmiah

screenshot-idtesis.com 2015-10-17 13-27-28

Sumber : http://idtesis.com/fungsi-jurnal-penelitian-dalam-penyusunan-skripsi-dan-tesis/

google

Sumber : http://scholar.google.co.id/

Tangkapan layar 2015-10-17 13.24.09

Sumber : http://www.pnri.go.id/

Contoh URL Jurnal (e-learning)
Sumber : http://journal.ui.ac.id/science/article/viewFile/738/702

Contoh URL Jurnal (sistem pakar)

Sumber :http://journal.uii.ac.id/index.php/media-informatika/article/viewFile/106/66